Read this CV in English, Click Here

Read this CV in English, Click Here

Pernah bekerja sebagai Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informasi DR. H. Sofyan A Djalil (2005). Pada saat kampanye Pilpres 2004, Moon dipercaya DR. H. Susilo B. Yudhoyono karena kompetensi, profesi dan pengalamannya, Moon dipercaya menjadi Staf Khusus Kandidat Presiden SBY yang menangani pengelolaan hubungan dan penggalangan aspirasi politik umat Islam dan Lintas Agama secara nasional. Kemampuannya dalam berinteraksi secara luas karena memiliki basis sosial-kultur-keagamaan dengan kalangan Pesantren, Pemimpin Islam dan Tokoh-Tokoh Lintas Agama membuat Fuad sangat fokus untuk terus ikut membangun komunikasi yang kuat dan kini tengah menata berbagai agenda strategis dalam kerangka pemberdayaan pesantren, perdesaan dan pembangunan secara lebih terarah dan menyeluruh.
Pada tahun 2000, Moon dipercaya mendampingi SBY saat menjadi Mentamben sebagai Tim Ahli Pemberdayaan Persepsi Publik Menteri Pertambangan dan Energi yang terkait dengan program pemberdayaan masyarakat, media relation dan eksternal relation dari kementerian Pertambangan dan Energi beserta BUMN yang berada di bawahnya seperti Pertamina, Aneka Tambang, PLN, PT. Timah, dsb.
Pekerjaannya sebagai Konsultan PR terus berkembang dengan menangani berbagai perkara PR yang terkait dengan personal, kebijakan pemerintah maupun kampus dan perusahaan swasta lainnya. Tak heran latar belakangnya sebagai aktivis sejati turut bersinergi dengan pekerjaan yang terus digelutinya sehingga terus menambah keluasan jaringan dan kekuatan akses-relasi di kalangan pemerintahan, wakil pemerintah, parlemen dan negara-negara luar negeri, kalangan militer dan kepolisian, politisi, pengusaha, media massa maupun lintas partai politik dan kalangan professional maupun praktisi di berbagai bidang.
AKTIFITAS KEORGANISASIAN
Beberapa aktivitas keorganisasian di tingkat nasional maupun internasional yang digelutinya adalah: terpilih sebagai Vice President Pemuda Asia (the Asian Youth Council) di Seoul, Korea Selatan untuk Periode 2008-2011. AYC adalah sebuah lembaga independen yang menghimpun lebih dari 22 Organisasi kepemudaan resmi di negara-negara di kawasan Asia yang berdiri sejak 1975 dan menjadi partner yang diakui oleh lembaga Perserikatan Bangsa-bangsa. Kini, AYV berkantor di Kuala Lumpur, Malaysia.
MOON pernah menjadi Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) Periode 2005-2008, sebuah organisasi resmi berskala nasional berdiri sejak 1973 yang menghimpun organisasi kepemudaan, kemahasiswaan, profesi dan pemuda lintas partai politik serta memiliki jaringan keorganisasian hingga seluruh provinsi, Kabupaten/kota dan Kecamatan se-Indonesia. Sebagai Sekretaris Jenderal, MOON menentukan kebijakan strategis dan penentuan para pemimpin pemuda di daerah provinsi dan dan Kabupaten/kota seluruh Indonesia.
MOON Mendirikan lembaga Institut Tunas Negarawan Indonesia (I-TNI) sebuah lembaga independen dan menjadi Direktur Eksekutif untuk memfokuskan pada masalah pengembangan manajemen dan system kepemimpinan dan penataan generasi dalam bidang riset, studi, diskusi, pelatihan serta kerja-kerja sistemik terkait kebijakan public (2006_sekarang).
Dipercaya menjadi Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor (2005-2010) sebuah organisasi kepemudaan Islam Moderat yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama (Organisasi Islam terbesar di Indonesia), tertua, terbesar anggotanya hingga 45 juta orang dan terluas jaringannya hingga ke perdesaan secara nasional. Sebelumnya selama periode 2000-2005, Fuad menjadi Ketua di Pimpinan Pusat Ansor yang membidangi Hubungan Luar Negeri dan Media dan Komunikasi. MOON masih tercatat sebagai Presiden Global Common Society (GCS) International Indonesia Chapter (2003-2005) sebuah LSM yang menjadi lembaga konsultasi yang tercatat bermitra dengan lembaga sosial-ekonomi di PBB yang bermarkas di Korea Selatan. MOON juga pernah memegang posisi sebagai Wakil Sekretaris Jenderal SAMYO (South East Asia Muslim Youth Organization—Organisasi Pemuda Muslim Asia Tenggara) yang bermarkas di Singapura. Bersama-sama Pimpinan OKP Lintas Agama yang tergabung dalam Persaudaraan Anak Bangsa (PAB) yaitu Pemuda Muhammadiyah, Peradah, GAMKI, Gema Budhi, Gemaku, dan BKPRMI, MOON menjadi Direktur Program Workshop dan Pelatihan The New Generation of Religius Leaders di berbagai daerah seluruh Indonesia.
Di Kampus selama menjadi mahasiswa, MOON pernah terpilih sebagai Ketua Presidium Mahasiswa Pascasarjana IAIN Jakarta (1996--1998) dan Ketua Umum Senat Mahasiswa Fakultas Syariah IAIN Jakarta (1992-1994). Aktivitas sosial pun digelutinya karena sejak 1994 hingga sekarang MF menjadi Direktur Pesantren Alquran Ash-Shulaha di Bekasi melanjutkan kepemimpinan ayahnya, Kiai R.E. Inayatillah yang bergerak di bidang keagamaan, sosial, pendidikan dan pembinaan mental remaja.
PENGALAMAN DAN INTERAKSI POLITIK
Saat ini, Moon menjadi Wakil Ketua Bidang Polkamda DPD Partai Demokrat DKI Jakarta yang menangani Biro Politik, Pertahanan dan Keamanan, dan Kerjasama Partai Politik dan Otonomi Daerah (2009-2011).
MOON juga mengkreasikan terbentuknya forum Sound of Brilliant Youth Community (SBY Com) sebagai wadah terbuka dan independent yang mengembangkan potensi dan aspirasi kaum muda yang mencintai ide, gagasan dan agenda-agenda pembaharuan seorang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (2007_sekarang).
Menjadi contributor dan partner dari Kandidat Presiden SBY dalam 2004 (Sebagai Staf Khusus Capres SBY Bidang Sosial-Keagamaan) maupun Pilpres 2009, sebagai penulis buku media kampanye, komunikator dan pelobi politik untuk jaringan strategis di bawah arah langsung kandidat Capres SBY. Moon pernah bekerja di lingkungan strategis Kepresidenan dan menyertai beberapa agenda dan kunjungan Presiden SBY yang selanjutnya mendapat penugasan di lingkungan civil society.
Ikut merintis pendirian Partai Demokrat sejak 2003 dan agenda pemenangan Partai Demokrat dalam Pemilu Legislatif 2004 sampai 2009. Pernah dipercaya oleh Partai Demokrat sebagai Calon Bupati Kabupaten Bekasi dalam Pilkada Bupati 2007.
Menjadi Ketua Panitia Pemilu di Kabupaten Bekasi (Ketua KPUD_dulu Ketua Panitia Pemilihan Daerah) dalam Pemilu Demokratis Pertama melalui sistem multipartai. Sebelumnya pada tahun 1999 menjadi pendiri Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan menempati posisi Sekretaris DPC PKB Kabupaten Bekasi.
Menjadi Penulis Pertama dan berlanjut memproduksi buku-buku profile, pemikiran dan agenda strategis dari sosok dan tokoh seorang SBY tak kurang dari 7 (tujuh) buku edisi khusus sejak 2000 sampai sekarang, yang digunakan dalam kampanye Partai Demokrat maupun Pilpres 2004-2009, setelah sebelumnya menjadi Tim Khusus SBY saat menjadi Mentamben (2000-2002) dan Menjadi Staf Khusus Capres SBY dalam Pilpres 2004. Termasuk Menulis buku Ibu Negara berjudul Pesona Ibu Negara (2009) dalam rangka Kampanye Pilpres 2009.
PENGALAMAN INTERNASIONAL
Terpilih sebagai Wakil Pesiden Pemuda Asia (Vice President of The Asian Youth Council) untuk periode 2008-2011, sebuah organisasi resmi partnership dengan lembaga PBB yang berdiri sejak 1972 dengan keanggotaan 27 negara di kawasan Asia.
Sebagai Duta Perdamaian, MOON mendapat berbagai kesempatan berharga untuk menghadiri pelbagai forum internasional dalam memenuhi undangan maupun seleksi lembaga internasional. Di tahun 2008, MOON menghadiri sejumlah undangan sebagai Nara Sumber, Pembicara dan peserta dialog antar bangsa untuk misi perdamaian dan diplomasi people to people di New Zaeland, Turki, maupun Korea Selatan. MOON terpilih menyampaikan ceramah dan berdialog dengan komunitas masyarakat dalam misi The New Asian African’s Strategic Partnership di India, Sri Langka, dan China (14-15 Novomber 2007). Memimpin delegasi pemuda Indonesia dalam Forum Dialog Pemuda Malaysia-Indonesia (Malindo) di Selangor, Malaysia (6-9 Januari 2008) dan masih di forum pemuda, MOON juga memimpin delegasi dan mempresentasikan pemikirannya tentang pemuda dan entrepreneurship dalam forum pertemuan pemuda Asia (Asia Youth Council) di Beijing, China pada 1-5 November 2008.
Kunjungan kenegaraan bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla ke Afrika Selatan di Africa Selatan (2005). MF terpilih memimpin Delegasi Pemuda NU bersama dengan Pemuda Muhammadiyah diundang ke Jepang untuk sebuah kunjungan kebudayaan dan persahabatan (2000). Pada 2002 melalui sebuah seleksi ketat MOON terpilih dalam program The New Generation Seminar se- Asia Fasifik di Amerika Serikat dan berangkat ke Honolulu, New York dan Washington DC atas prakarsa East West Center di Hawaii (2002). Pada kesempatan tersebut MOON mempresentasikan pemikirannya tentang Mengembangkan Tradisi Keagamaan Moderat Melawan Terorisme di depan para pemimpin pemuda se-Asia Pasifik dan mewakili peserta sebagai nara sumber di acara VOA (Voice of Amerika) yang ditayangkan secara interaktif pada program TV Amerika dan INDOSIAR di Indonesia.
MOON terpilih sebagai peserta Forum Indonesia-Australia untuk kunjungan resmi ke Australia (2004) atas undangan pemerintah Australia dengan mengikuti berbagai forum di berbagai universitas, parlemen, tokoh pemerintahan, politisi dan aktivis/tokoh Muslim dan pemuka lintas agama di Melbourne, Canberra dan Sydney. Sebelumnya secara khusus diundang berdialog dengan Perdana Menteri Australia tentang agenda dan masa depan komunitas muslim moderat.
Sebagai Presiden Global Common Society (GCS) Indonesia-Chapter, MOON diundang dalam berbagai forum Internasional dan menyampaikan pidato, baik di Korea Selatan (2003) maupun di Philipina (2004). Pada kesempatan lain, Fuad terpilih melalui seleksi mewakili delegasi pemuda Indonesia dalam Forum Konvensi Pemuda Dunia di Bangkok Thailand (2004).
Sebagai Ketua GP Ansor yang membidangi hubungan internasional interaksi pun terjadi dengan melakukan komunikasi, dialog dan hubungan kerjasama dengan para wakil negara-negara luar negeri di Indonesia maupun kerjasama lintas organisasi non pemerintah, baik dari kawasan Timur maupun Barat. Memimpin delegasi Ansor atas undangan pemerintah Singapura untuk kunjungan persahabatan dengan pemerintah, Profesional dan NGO di Singapura (2002).
Menjadi Nara Sumber ataupun partisipan dalam berbagai forum strategis di lingkungan pemerintah, perusahaa; lembaga militer baik di dalam dan luar negeri serta forum di berbagai daerah; sehingga dapat memahami berbagai situasi dan kondisi keindonesiaan secara lebih utuh dan menyeluruh.
KARYA PRODUKTIF
MOON terus melahirkan berbagai karya tertulis yang dibukukan dan dipublikasikan secara luas di samping merespons berbagai persitiwa aktual melalui tulisan lepas di berbagai media; diantara karya-karyanya adalah : Pesona Ibu Negara : Hj. Kristiani Herrawati, (Hikmah, Mizan, 2009); 31 Alasan Memenangkan Partai Demokrat (SBY. Com, 2009), 99 Alasan Memilih SBY for Presodent (SBY.com, 2009)_Novel : Mahligai Cinta Firdaus, Ketika Rasul Membelaiku” ( Hikmah_Mizan 2009)¬_Awakening the Giant : Membangunkan Negeri Raksasa Yang Tertidur (Gramedia, Juli, 2009); “Menegakkan Daulat dan Martabat Bangsa (Selangor, 2008); “Indonesia Today : The Characteristic Indonesian Muslim (India, 2007); “Mengelola Pemuda Pelopor Perdamaian” (Institut Tunas Indonesia_ITI_April, 2007); “Tentara Berkarakter dan Profesional : Jelang Pelantikan Pangkostrad (Catatan Kritis Munawar Fuad, 2006); “Kiai Di Republik Maling (Penulis, Republika, 2005) Buku “Ziarah Nurani SBY “ (Penulis, Mei, 2005), “Kebangsaan-Keislaman SBY” (Penulis, November, 2004); SBY dan ISLAM (Penulis, September, 2004); Bersaksi di Tengah Badai : Jenderal Wiranto (Penulis dan Kontributor naskah:2004); Dua Yang Satu :NU-Muhammadiyah (Kontributor Artikel, 2003); Susilo Bambang Yudhoyono : Mengatasi Krisis Menyelamatkan Reformasi (Editor, September, 1999); Menghidupkan Ruh Pemikiran KH. Ahmad Siddiq (Penulis & Editor—2000); Jejak Setapak Saifullah Yusuf (Penulis, 2000); Menembus Batas : Lintas Agama, Budaya dan Bangsa (Penulis, 1999); “Masalah Korupsi di Indonesia : Respons Cendekiawan Muslim” (Penulis_Peneliti, Tesis, 1998); Islam di Abad 21 (Editor, 1998); Islam dan Gerakan Moral Anti Korupsi (Penulis, 1997); Substansialisasi Hukum Islam dalam Hukum Pertanahan di Indonesia (Skripsi, 1994). Sebagai penulis produktif, pemikirannya dalam bentuk artikel dan kolom banyak dipublikasikan media massa nasional : Kompas, Gatra, Media Indonesia, Republika, Tempo, Suara Pembaruan. Harian Terbit, Duta Masyarakat dan mempresentasikan artikel di berbagai forum dialog/seminar di dalam dan luar negeri.
Depok, 1 Jan. 2010
| Ikuti saya melalui: | ![]() |